KONI KABUPATEN TEGAL – Dalam upaya memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tegal menghadirkan sebuah ajang olahraga massal bertajuk Slawi Run 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026, dan digadang-gadang menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian perayaan daerah tersebut.
Ajang lari ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga dirancang sebagai sarana memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mengampanyekan pentingnya gaya hidup sehat. Dengan mengusung semangat “Tegal Luwih Apik”, Slawi Run diharapkan mampu menghadirkan energi positif bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar hingga kalangan umum.
Ketua Pelaksana Slawi Run 2026, Christian Emanuel, bersama Ketua KONI Kabupaten Tegal Bambang Asmoyo serta Bendahara KONI Ali Imron, menyampaikan bahwa event ini merupakan penyelenggaraan perdana yang menghadirkan dua kategori utama, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K). Kedua kategori tersebut terbuka luas bagi masyarakat, termasuk peserta kategori master yang memiliki batasan usia tertentu.
Dalam keterangannya, Christian menegaskan bahwa Slawi Run bukan sekadar lomba olahraga biasa, melainkan bagian dari gerakan kolektif untuk merayakan hari jadi Kabupaten Tegal melalui aktivitas yang sehat dan inklusif. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk ambil bagian dalam momentum tersebut.
“Kami berharap masyarakat Kabupaten Tegal dan sekitarnya dapat berpartisipasi aktif. Ini bukan hanya perlombaan, tetapi juga wadah kebersamaan dan ajakan untuk hidup lebih sehat,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar di Kantor KONI Kabupaten Tegal, Kamis, 30 April 2026.

Untuk meningkatkan daya tarik peserta, panitia telah menyiapkan berbagai hadiah melalui sistem doorprize. Hadiah utama berupa paket umrah menjadi sorotan utama, disertai sejumlah hadiah lain seperti sepeda listrik, televisi, kipas angin, hingga voucher menarik. Kehadiran hadiah tersebut diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dari berbagai kalangan.
Panitia menargetkan sekitar 2.000 peserta akan ambil bagian dalam event ini. Target tersebut dinilai realistis mengingat tingginya minat masyarakat, bahkan sejak masa awal pendaftaran. Christian menyebutkan bahwa sejumlah peserta telah mendaftar dari luar daerah, termasuk Batang hingga Bogor, khususnya pada kategori master.
“Ini adalah penyelenggaraan pertama, dan kami optimistis dapat mencapai target peserta. Ke depan, kami berharap Slawi Run bisa menjadi agenda rutin tahunan,” tambahnya.
Dari sisi teknis, panitia telah merancang rute yang berbeda untuk masing-masing kategori. Lintasan 10K menawarkan jalur yang lebih panjang dengan suguhan panorama alam khas Kabupaten Tegal, sementara kategori 5K disesuaikan untuk peserta dengan tingkat kemampuan yang lebih beragam.
Ketua KONI Kabupaten Tegal, Bambang Asmoyo, menjelaskan bahwa rute Slawi Run dirancang tidak hanya menantang secara fisik, tetapi juga memberikan pengalaman visual yang menarik. Peserta akan melintasi sejumlah wilayah seperti Kalisoka, Gumayun, hingga kawasan Patung Obor, yang didominasi oleh pemandangan persawahan dan pedesaan.
“Konsep ini kami hadirkan agar peserta tidak hanya berlari, tetapi juga menikmati keindahan alam Kabupaten Tegal. Ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi event ini,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa untuk kategori master, peserta wajib berusia minimal 40 tahun. Panitia akan menerapkan aturan ketat terkait kategori usia, termasuk pemberian sanksi diskualifikasi bagi peserta yang tidak memenuhi persyaratan.
Lebih lanjut, Bambang menyampaikan bahwa Slawi Run memiliki peran strategis dalam mendukung pembinaan olahraga di daerah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi atlet lokal, pelajar, serta masyarakat umum untuk mengembangkan potensi dan membangun budaya olahraga yang berkelanjutan.
“Olahraga tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga pembinaan dan peningkatan prestasi. Karena itu, kami ingin Slawi Run menjadi wadah bersama bagi semua kalangan,” tegasnya.
Dari sisi pendanaan, panitia memastikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan secara mandiri melalui dukungan sponsor dan biaya pendaftaran peserta. Selain itu, pemerintah daerah turut memberikan fasilitasi sebagai bagian dari rangkaian resmi peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal.
Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran Slawi Run 2026 telah dibuka secara online melalui tautan resmi yang disediakan panitia. Layanan informasi juga disiapkan guna membantu calon peserta dalam proses registrasi.
Dengan tingginya antusiasme yang sudah terlihat, KONI Kabupaten Tegal optimistis Slawi Run 2026 dapat berlangsung sukses dan menjadi ikon baru dalam kalender olahraga daerah.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan dapat terus diselenggarakan setiap tahun sebagai kebanggaan masyarakat Kabupaten Tegal,” pungkas Bambang.(*)