KONI KABUPATEN TEGAL – Ribuan pesepeda dari berbagai daerah memadati Kabupaten Tegal dalam kegiatan Gowes Bareng Gawe Seneng Volume 2 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Forum Lintas Komunitas Sepeda (FLKS) Galawi, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-425 tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Sejak pagi hari, peserta mulai berdatangan dari berbagai wilayah di Jawa Tengah maupun luar daerah. Mereka berkumpul untuk mengikuti kegiatan gowes santai yang telah menjadi agenda tahunan dan semakin diminati masyarakat. Antusiasme peserta terlihat dari jumlah keikutsertaan yang mencapai sekitar 2.500 orang, meningkat dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya yang diikuti sekitar 2.000 pesepeda.
Peningkatan jumlah peserta tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga bersepeda yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mampu menjadi sarana rekreasi dan mempererat hubungan sosial antarkomunitas. Berbagai komunitas sepeda hadir dengan atribut khas masing-masing, menciptakan suasana yang penuh warna dan semangat persaudaraan.
Para peserta menempuh rute sepanjang kurang lebih 17 kilometer yang telah disiapkan panitia. Meski berkonsep gowes santai, para peserta tetap menunjukkan semangat tinggi selama perjalanan. Jalur yang dilalui menghadirkan suasana khas Kabupaten Tegal yang memberikan pengalaman tersendiri bagi para peserta, terutama mereka yang datang dari luar daerah.
Sepanjang rute, terlihat interaksi hangat antarpesepeda. Banyak peserta memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas jaringan pertemanan, bertukar pengalaman, hingga memperkenalkan komunitas masing-masing. Tidak sedikit pula peserta yang mengabadikan momen perjalanan melalui foto dan video yang kemudian dibagikan melalui media sosial.
Kegiatan Gowes Bareng Gawe Seneng Volume 2 turut dihadiri Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tegal, tokoh masyarakat, serta perwakilan komunitas sepeda dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan acara tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara panitia, komunitas sepeda, sponsor, pemerintah daerah, serta masyarakat yang turut berpartisipasi.
Ia menilai kegiatan Gowes Bareng Gawe Seneng telah berkembang menjadi lebih dari sekadar aktivitas olahraga. Acara ini telah menjadi wadah yang efektif untuk memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus membangun semangat hidup sehat melalui aktivitas fisik yang menyenangkan.
“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat kesehatan, tetapi juga memiliki ruang untuk berinteraksi dan mempererat silaturahmi. Ini menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-425,” ujarnya.
Bupati menjelaskan bahwa rangkaian Hari Jadi Kabupaten Tegal tahun ini dirancang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Berbagai kegiatan yang diselenggarakan diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui bidang olahraga, sosial, budaya, dan ekonomi.
Menurutnya, olahraga berbasis komunitas seperti gowes memiliki dampak positif yang luas. Selain meningkatkan kebugaran jasmani, kegiatan tersebut mampu membangun solidaritas sosial dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam.
Tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini juga menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga bersepeda semakin populer karena dapat dilakukan oleh berbagai kelompok usia serta memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.
Selain berdampak pada kesehatan masyarakat, kegiatan yang menghadirkan ribuan peserta ini juga memberikan efek ekonomi bagi daerah. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah turut menggerakkan aktivitas usaha masyarakat, mulai dari sektor kuliner, perdagangan, jasa, hingga pelaku usaha mikro yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Banyak peserta yang datang bersama keluarga maupun rombongan komunitas memilih untuk menginap atau menikmati berbagai destinasi wisata di Kabupaten Tegal setelah mengikuti acara. Kondisi tersebut menjadi peluang positif dalam mendukung promosi daerah sekaligus memperkenalkan potensi wisata dan budaya Kabupaten Tegal kepada masyarakat luas.(*)