Judo Kabupaten Tegal Percaya Diri Hadapi Porprov Jawa Tengah 2026

KONI KABUPATEN TEGAL – Cabang olahraga judo Kabupaten Tegal menunjukkan keyakinan tinggi dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah tahun 2026. Pelatih Judo Kabupaten Tegal, Stefanus Aditya, menyatakan bahwa atlet binaannya siap bersaing dan menargetkan hasil maksimal pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Optimisme tersebut disampaikan Stefanus Aditya saat ditemui di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tegal, Minggu 1 Februari 2026. Ia menegaskan bahwa seluruh persiapan telah dirancang secara sistematis guna memastikan atlet tampil optimal saat Porprov berlangsung.

Saat ini, Judo Kabupaten Tegal telah memastikan dua atlet lolos ke Porprov Jawa Tengah 2026. Kedua atlet tersebut dinilai memiliki kualitas unggul serta pengalaman bertanding yang memadai. Mereka juga telah mencatatkan prestasi di berbagai kejuaraan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dua atlet yang menjadi tumpuan Kabupaten Tegal tersebut yakni Amalia Zahra yang akan turun di kelas putri 52 kilogram serta Bagus Dwilaksono yang berlaga di kelas putra 60 kilogram. Keduanya terus menjalani pembinaan intensif sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov.

Stefanus menjelaskan bahwa program latihan yang dijalani meliputi peningkatan kondisi fisik, penguasaan teknik, serta penguatan mental bertanding. Seluruh program tersebut dilaksanakan secara berkesinambungan untuk menjaga performa atlet tetap stabil.

Memasuki fase menjelang pertandingan, sekitar tiga hingga empat bulan sebelum Porprov, fokus latihan akan lebih diarahkan pada pemantapan teknik serta simulasi pertandingan. Selain itu, para atlet juga direncanakan mengikuti berbagai try out atau uji tanding agar terbiasa menghadapi tekanan dan situasi kompetisi.

“Menjelang Porprov, kami akan lebih menitikberatkan latihan pada aspek teknik. Di samping itu, kegiatan try out juga sangat penting untuk mengasah kesiapan atlet,” kata Stefanus.

Selain latihan fisik dan teknik, pembinaan mental menjadi bagian penting dalam program persiapan. Para atlet dibiasakan membangun rasa kebersamaan, kedisiplinan, serta tanggung jawab, termasuk melalui kebiasaan menjaga dan merawat tempat latihan.

Menurut Stefanus, kepedulian terhadap dojo bukan sekadar rutinitas, tetapi sarana membentuk karakter, daya juang, serta rasa memiliki terhadap tim. Nilai-nilai tersebut diyakini mampu mendukung performa atlet saat bertanding.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Judo Kabupaten Tegal optimistis mampu meraih prestasi membanggakan dan bersaing di papan atas pada Porprov Jawa Tengah 2026.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *