KONI KABUPATEN TEGAL – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para atlet yang tergabung dalam Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Tegal. Dalam ajang Kejuaraan Atletik Nasional Jatim Open 2026, kontingen Tegal sukses menunjukkan kualitas dan daya saingnya dengan meraih total empat medali, terdiri dari dua emas dan dua perunggu.
Kejuaraan berskala nasional ini diikuti oleh atlet-atlet unggulan dari berbagai provinsi, kabupaten/kota, hingga klub atletik di seluruh Indonesia. Kompetisi tersebut menjadi arena pembuktian kemampuan sekaligus tolok ukur perkembangan performa atlet. Dalam persaingan yang ketat, atlet-atlet Kabupaten Tegal mampu tampil konsisten dan mencatatkan hasil yang cukup impresif di sejumlah nomor pertandingan.
Dua medali emas berhasil dipersembahkan oleh Khofifah K yang tampil dominan di nomor lari 5.000 meter kategori U-20. Sementara itu, Najib KZ juga menunjukkan performa terbaiknya dengan meraih podium tertinggi pada nomor lempar cakram putra senior. Keberhasilan ini menegaskan kesiapan atlet Tegal untuk bersaing di level nasional.
Di sisi lain, kontribusi juga datang dari sektor putri. Salsabila Aprilianti berhasil menyumbangkan dua medali perunggu melalui nomor tolak peluru dan lempar cakram kategori senior putri. Raihan tersebut semakin melengkapi capaian kontingen Tegal dalam ajang bergengsi tersebut.
Pelatih PASI Kabupaten Tegal, Patuh Ardianto, mengungkapkan bahwa keikutsertaan dalam Jatim Open 2026 merupakan bagian dari program pembinaan jangka menengah. Ajang ini dimanfaatkan sebagai sarana uji coba (try out) guna mengukur kesiapan atlet sebelum berlaga di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang.
Dalam kompetisi tersebut, PASI Kabupaten Tegal mengirimkan empat atlet terbaiknya yang terdiri dari dua atlet junior dan dua atlet senior. Khofifah K dan Raffa memperkuat sektor junior, sementara Salsabila Aprilianti dan Najib KZ menjadi andalan di kelompok senior.
“Alhamdulillah, hasil yang diraih cukup memuaskan. Para atlet mampu mempersembahkan medali emas dan perunggu. Ini menjadi bekal penting untuk menghadapi kejuaraan berikutnya,” ujar Patuh Ardianto, menegaskan optimisme terhadap peningkatan performa atlet binaannya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Tegal, Bambang Asmoyo, menegaskan bahwa fokus pembinaan saat ini diarahkan untuk menghadapi Kejurprov Jawa Tengah 2026 yang akan digelar di Kota Semarang. Ia optimistis cabang olahraga atletik berpotensi menjadi salah satu penyumbang medali emas bagi Kabupaten Tegal.
Beberapa nomor yang diproyeksikan mampu meraih prestasi di antaranya tolak peluru, lempar cakram, lontar martil, serta nomor lari jarak jauh. Meski demikian, Bambang menekankan bahwa peluang meraih medali juga terbuka dari cabang olahraga lainnya yang tengah dipersiapkan secara maksimal.
“Target kami tidak hanya dari cabang atletik, tetapi juga dari cabang olahraga lain yang memiliki potensi meraih emas. Pembinaan akan terus dimaksimalkan agar hasilnya optimal,” tegasnya.
Capaian dalam Jatim Open 2026 ini diharapkan menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepercayaan diri sekaligus motivasi para atlet Kabupaten Tegal. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, mereka diharapkan mampu meraih prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.(*)