KONI KABUPATEN TEGAL – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Tegal resmi menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung di salah satu lokasi di Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jumat 8 Mei 2026. Dalam agenda tersebut, Anggit Budi Luhur terpilih secara aklamasi sebagai Ketua FPTI Kabupaten Tegal untuk periode kepengurusan selanjutnya.
Kegiatan Muskab berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan dihadiri sejumlah unsur penting organisasi olahraga, mulai dari jajaran pengurus FPTI Provinsi Jawa Tengah, perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tegal, hingga para pengurus serta anggota FPTI Kabupaten Tegal.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Bidang Organisasi FPTI Provinsi Jawa Tengah, Ir. Sumartono, serta perwakilan KONI Kabupaten Tegal, Ali Imron. Musyawarah ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kebijakan dan kepengurusan baru organisasi olahraga panjat tebing di Kabupaten Tegal untuk beberapa tahun ke depan.
Ketua Bidang Organisasi FPTI Provinsi Jawa Tengah, Ir. Sumartono, menyampaikan bahwa pelaksanaan musyawarah cabang atau musyawarah kabupaten merupakan bagian penting dari mekanisme organisasi yang rutin dilaksanakan setiap empat tahun sekali.
Menurutnya, agenda tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan juga menjadi titik evaluasi terhadap berbagai program kerja yang telah dijalankan sekaligus penyusunan strategi baru demi kemajuan organisasi.
“Muscab ini merupakan bagian dari proses organisasi yang dilaksanakan setiap empat tahun sekali. Salah satu agenda utamanya adalah pergantian kepengurusan. Kami berharap kepengurusan yang baru nantinya dapat melakukan evaluasi terhadap program-program sebelumnya sekaligus menyiapkan langkah dan program kerja yang lebih baik untuk masa mendatang,” ujar Sumartono.
Ia juga berharap FPTI Kabupaten Tegal dapat terus berkembang dan mampu mencetak atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di level regional maupun nasional. Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam meningkatkan prestasi olahraga panjat tebing di daerah.

Sementara itu, Ketua FPTI Kabupaten Tegal terpilih, Anggit Budi Luhur, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut. Ia menilai amanah yang diterimanya bukanlah tanggung jawab yang ringan.
Anggit menegaskan bahwa kepengurusan baru akan berupaya menjalankan roda organisasi secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen menjadikan pembinaan atlet sebagai fokus utama dalam program kerja mendatang.
“Kepercayaan ini tentu menjadi amanah besar bagi kami. Kami berkomitmen untuk menjalankan organisasi dengan profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab. Fokus utama kami adalah pembinaan atlet agar olahraga panjat tebing di Kabupaten Tegal semakin berkembang dan mampu meraih prestasi yang lebih tinggi,” katanya.
Ia menambahkan, FPTI Kabupaten Tegal ke depan akan memberikan perhatian serius terhadap pembinaan atlet usia dini sebagai langkah regenerasi atlet. Selain itu, peningkatan kualitas pelatih dan wasit juga menjadi bagian penting yang akan terus dikembangkan.
Tak hanya itu, aspek kesehatan dan keselamatan atlet juga menjadi perhatian dalam setiap kegiatan pembinaan maupun kompetisi. Untuk mendukung hal tersebut, pihaknya akan memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder terkait.
Anggit berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk Disporapar Kabupaten Tegal serta KONI Kabupaten Tegal, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana latihan yang memadai.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan olahraga tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya dukungan pemerintah daerah, lembaga olahraga, maupun unsur lainnya.
“Kami optimistis dengan dukungan pemerintah daerah, KONI, TNI-Polri, dan seluruh stakeholder olahraga lainnya, FPTI Kabupaten Tegal mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat tampil di tingkat nasional hingga internasional,” pungkasnya.(*)