Silaturahmi Lebaran 2026, Wakil Bupati Ahmad Kholid Dorong KONI Kabupaten Tegal Perkuat Pembinaan Atlet Usia Dini

KABUPATEN TEGAL – Momentum silaturahmi Lebaran 2026 dimanfaatkan jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Tegal untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tegal. Dalam pertemuan bersama Wakil Bupati Tegal, Ahmad Kholid, ditegaskan bahwa pembinaan atlet sejak usia dini menjadi kunci utama dalam mendongkrak prestasi olahraga daerah.

Pertemuan yang berlangsung pada Selasa, 24 Maret 2026 tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum diskusi strategis membahas arah kebijakan dan penguatan sistem pembinaan olahraga di Kabupaten Tegal ke depan.

Dalam arahannya, Ahmad Kholid menekankan bahwa prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan. Dibutuhkan perencanaan matang, program berkelanjutan, serta komitmen jangka panjang dari seluruh pemangku kepentingan.

“Semua cabang olahraga harus dipersiapkan sedini mungkin dengan program yang benar-benar terstruktur. Prestasi masa depan ditentukan dari bagaimana kita membina atlet sejak usia remaja,” ujarnya.

Menurutnya, pembinaan atlet usia dini sekitar 14-15 tahun merupakan fase emas dalam membentuk teknik, mental bertanding, serta karakter disiplin. Atlet yang ditempa sejak usia muda dinilai memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bersaing di level provinsi hingga nasional.

Talent Scouting dan Kompetisi Rutin

Selain penguatan pembinaan, Wakil Bupati juga mendorong KONI untuk aktif melakukan pencarian bakat (talent scouting) di berbagai kecamatan dan sekolah. Ia menilai potensi atlet Kabupaten Tegal cukup besar, namun perlu sistem penjaringan yang lebih terarah dan berkesinambungan.

Tak hanya itu, ia juga menyarankan agar KONI bersama cabang olahraga mengagendakan turnamen atau kompetisi skala kecil secara rutin. Menurutnya, kompetisi yang konsisten akan menjadi wadah pembinaan sekaligus sarana evaluasi kemampuan atlet.

“Bisa diagendakan event-event kecil secara berkala. Yang terpenting adalah komunikasi dan koordinasi antar pengurus, pelatih, serta pemerintah daerah berjalan baik,” katanya.

Kompetisi rutin dinilai mampu menjaga atmosfer kompetitif atlet, meningkatkan jam terbang, serta membangun mental juara sejak dini.

Evaluasi dan Perencanaan Jangka Panjang

Ahmad Kholid juga mengakui bahwa prestasi olahraga Kabupaten Tegal dalam beberapa tahun terakhir masih perlu ditingkatkan. Posisi daerah yang sebelumnya berada di peringkat bawah menjadi bahan evaluasi bersama.

Ia menegaskan pentingnya keberanian melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kelemahan internal organisasi, mulai dari manajemen pembinaan, kualitas pelatih, hingga sistem pendanaan.

“Untuk meningkatkan prestasi, KONI harus berani mengidentifikasi kekurangan yang ada. Dengan perencanaan matang dan dukungan anggaran yang memadai, saya yakin prestasi bisa diraih,” tegasnya.

Menurutnya, kemajuan olahraga tidak hanya berdampak pada raihan medali, tetapi juga berpengaruh terhadap meningkatnya partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga. Semakin baik prestasi daerah, maka semakin tinggi pula kebanggaan dan antusiasme masyarakat.

Membangun Visi Besar Olahraga Kabupaten Tegal

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya memiliki visi besar dan target yang jelas dalam pembangunan olahraga daerah. Ia mendorong KONI Kabupaten Tegal untuk menyusun roadmap pembinaan yang terukur, termasuk target capaian pada ajang-ajang kompetisi mendatang.

“KONI harus punya mimpi besar. Tanpa visi yang jelas, akan sulit untuk berkembang dan bersaing dengan daerah lain,” ungkapnya.

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kabupaten Tegal menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan kepada atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah. Dukungan tersebut dapat berupa fasilitasi pembinaan, sarana prasarana, maupun penghargaan bagi atlet yang menunjukkan capaian membanggakan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *