PSTI Kabupaten Tegal Intensifkan Latihan Teknik Atlet Takraw Jelang POPDA

KONI KABUPATEN TEGAL – Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Tegal terus mematangkan persiapan atlet melalui program latihan teknik yang digelar secara rutin. Salah satu sesi latihan dilaksanakan di SMK Bina Nusa (Binus), Kabupaten Tegal, pada Senin, 12 Januari 2026 kemarin.

Dalam latihan tersebut, belasan atlet takraw mengikuti pembinaan teknik dasar hingga lanjutan, mulai dari drill servis, passing, hingga smash. Program latihan dipandu langsung oleh pelatih PSTI Kabupaten Tegal, Laeli Khumayatunisa, yang menekankan pentingnya penguasaan teknik sebagai fondasi prestasi atlet.

Laeli menjelaskan, latihan teknik ini dirancang secara berkelanjutan untuk membekali atlet, baik dari sisi kemampuan teknis maupun kesiapan mental, sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Daerah (POPDA) Kabupaten Tegal di masa mendatang.

“Latihan kami lakukan secara konsisten agar atlet memiliki kesiapan dan kepercayaan diri untuk meraih prestasi dan menjadi juara di masa depan,” ujar Laeli.

Selain itu, latihan juga dimanfaatkan untuk memperluas penguasaan teknik individu maupun kerja sama tim. Materi latihan difokuskan pada gerakan fundamental, seperti simulasi passing antar pemain, peningkatan akurasi, pengendalian bola, serta penguatan kemampuan kontrol, passing, dan serangan.

PSTI Kabupaten Tegal menegaskan komitmennya dalam mencetak atlet-atlet sepak takraw berprestasi yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional hingga internasional. Ke depan, PSTI berencana mengembangkan sistem pembinaan yang lebih terpusat.

“Kami berharap ke depan dapat membangun sistem latihan terpusat seperti training center, sehingga atlet bisa fokus berlatih setiap hari dan siap membela daerah dalam berbagai kejuaraan,” jelasnya.

Laeli juga menambahkan bahwa proses seleksi atlet sepak takraw memiliki tantangan tersendiri karena membutuhkan teknik dan kondisi fisik yang spesifik. Meski demikian, PSTI tetap memberikan kesempatan dan pembinaan lanjutan bagi atlet-atlet yang dinilai memiliki potensi.

“Sepak takraw adalah olahraga yang sangat mengandalkan teknik. Atlet yang belum maksimal namun menunjukkan potensi akan tetap kami latih secara intensif,” pungkasnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *