KONI KABUPATEN TEGAL – Sedikitnya 50 atlet bola voli yang berada di bawah naungan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Tegal mengikuti latihan fisik terprogram di GOR Trisanja Slawi, Senin, 12 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan jangka panjang pembinaan atlet usia dini hingga remaja untuk menghadapi berbagai kejuaraan mendatang.
Latihan fisik yang diberikan difokuskan pada peningkatan kemampuan dasar atlet, khususnya daya ledak, kekuatan otot, serta teknik lompatan yang efektif dan aman. Program latihan meliputi latihan plyometrik seperti box jump, squat jump, dan skipping untuk meningkatkan eksplosivitas otot tungkai. Selain itu, atlet juga menjalani latihan kekuatan berupa squat, deadlift, dan calf raise guna membangun otot kaki dan inti tubuh.
Tak hanya mengandalkan kekuatan, para atlet juga dibekali teknik lompatan yang benar, termasuk koordinasi gerakan lengan serta teknik pendaratan yang lembut. Seluruh rangkaian latihan ditutup dengan peregangan rutin sebagai upaya menjaga fleksibilitas otot sekaligus mencegah risiko cedera.
Pengurus PBVSI Kabupaten Tegal, M. Muhtarom, menjelaskan bahwa latihan plyometrik memiliki peran penting dalam meningkatkan performa atlet bola voli. Menurutnya, cabang olahraga voli sangat bergantung pada kemampuan melompat, baik saat melakukan smash, jump serve, maupun blocking.
“Latihan plyometrik diperlukan untuk melatih daya ledak otot tungkai agar tinggi lompatan atlet meningkat. Ini sangat berpengaruh terhadap kualitas permainan di lapangan,” ujar Muhtarom di sela-sela latihan.
Ia menambahkan, latihan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kekuatan fisik semata, tetapi juga melatih kecepatan eksplosif dan kelincahan atlet. Dengan latihan yang dilakukan secara teratur dan terukur, diharapkan kemampuan teknik dan daya saing atlet dapat meningkat secara menyeluruh.
“Melakukan latihan pliometrik secara rutin tidak hanya meningkatkan jangkauan lompatan vertikal, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas permainan bola voli secara keseluruhan,” imbuhnya.
Muhtarom juga mengungkapkan bahwa para peserta latihan berasal dari kalangan pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pembinaan sejak usia dini dinilai menjadi kunci dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Melalui program latihan yang berkelanjutan dan terarah ini, PBVSI Kabupaten Tegal berharap dapat menyiapkan regenerasi atlet bola voli yang tangguh, disiplin, dan siap mengharumkan nama daerah pada berbagai ajang kejuaraan di masa depan.(*)