Kejurkab Sepak Takraw Kabupaten Tegal 2025 Sukses Digelar, Jadi Ajang Pembinaan dan Seleksi Atlet Pelajar

KONIKABTEGAL – Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) cabang olahraga Sepak Takraw tingkat Kabupaten Tegal tahun 2025 berhasil diselenggarakan dengan lancar dan sukses. Ajang pembinaan atlet pelajar tersebut berlangsung selama dua hari pada pertengahan Desember 2025, bertempat di SMP Negeri 5 Adiwerna, Kabupaten Tegal.

Kejurkab Sepak Takraw ini menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga takraw di Kabupaten Tegal, khususnya dalam upaya menjaga kesinambungan pembinaan atlet usia pelajar di tengah tidak adanya pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat kabupaten pada tahun ini.

Ketua Panitia Kejurkab Sepak Takraw Kabupaten Tegal, Zamroni, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pertandingan berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti. Kompetisi tersebut diikuti oleh 23 tim yang berasal dari berbagai sekolah dan klub pelajar di Kabupaten Tegal, dengan antusiasme peserta yang cukup tinggi.

“Alhamdulillah, seluruh pertandingan berjalan lancar. Para atlet menunjukkan semangat dan sportivitas yang tinggi selama kejuaraan berlangsung,” ujar Zamroni.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, khususnya terkait pemanfaatan fasilitas olahraga. Pasca kejuaraan, cabang olahraga sepak takraw mendapatkan izin untuk menggunakan lapangan sepak takraw di SMP Negeri 5 Adiwerna sebagai basecamp latihan, yang selama ini telah dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Zamroni turut menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pengurus PSTI (Persatuan Sepak Takraw Indonesia) Kabupaten Tegal serta KONI Kabupaten Tegal yang telah menunjuk SMP Negeri 5 Adiwerna sebagai lokasi penyelenggaraan Kejurkab.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Tegal, Bambang Asmoyo, S.MA, dalam sambutan penutupan menegaskan bahwa pelaksanaan Kejurkab ini memiliki peran strategis dalam pembinaan atlet pelajar.

Menurutnya, kejuaraan ini digelar sebagai bentuk fasilitasi bagi atlet pelajar Kabupaten Tegal, mengingat pada tahun 2025 tidak diselenggarakan POPDA tingkat kabupaten. Selain itu, ajang ini juga difungsikan sebagai sarana seleksi dan talent scouting untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial.

“Melalui kejuaraan ini, kami berharap dapat menjaring atlet-atlet muda berbakat yang nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti berbagai event di tahun 2026, khususnya dalam menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Provinsi Jawa Tengah,” jelas Bambang Asmoyo.

Dalam Kejurkab Sepak Takraw Kabupaten Tegal 2025 ini, para atlet berprestasi memperoleh medali, piagam penghargaan, serta souvenir berupa bola sepak takraw. Khusus bagi tim juara pertama, panitia juga memberikan tambahan hadiah berupa satu buah net sepak takraw sebagai bentuk dukungan terhadap sarana latihan.

Terkait pembiayaan, Zamroni menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini dapat terlaksana berkat pendanaan mandiri dari PSTI Kabupaten Tegal, dengan dukungan dan bantuan dari KONI Kabupaten Tegal.

“Alhamdulillah, pembiayaan kejuaraan ini 100 persen bersumber dari PSTI, dengan dukungan dari KONI Kabupaten Tegal,” pungkasnya.

Dengan suksesnya pelaksanaan Kejurkab ini, diharapkan olahraga sepak takraw di Kabupaten Tegal semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet pelajar berprestasi yang siap bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *