KONIKABTEGAL – Setelah sukses menggelar turnamen yang diikuti 128 peserta, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Tegal kembali mengadakan Home Turnamen Biliar sebagai bagian dari agenda pembinaan atlet menjelang akhir tahun 2025.
Turnamen tersebut akan berlangsung pada 28 Desember 2025 di CB Billiard and Cafe, yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 19, Kabupaten Tegal. Kegiatan ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp9,4 juta.
Ketua POBSI Kabupaten Tegal, Memet Said, mengatakan bahwa meskipun nilai hadiah tidak terlalu besar, turnamen ini memiliki tujuan strategis, yakni menjaring bibit-bibit atlet potensial yang dapat dipersiapkan untuk menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.
“Turnamen ini memang kami khususkan sebagai ajang pembinaan. Kami ingin mencari pemain-pemain muda yang memiliki potensi dan kemauan serius untuk menjadi atlet berprestasi,” ujar Memet.

Ia menjelaskan, Home Turnamen Biliar ini juga menjadi bagian dari upaya POBSI dalam mensosialisasikan olahraga biliar kepada masyarakat luas. Menurutnya, biliar merupakan cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di berbagai ajang bergengsi, mulai dari Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, hingga kompetisi internasional lainnya.
Lebih lanjut, Memet menegaskan bahwa turnamen ini difokuskan bagi pemain pemula yang belum memiliki pengalaman profesional. Langkah tersebut diambil sebagai upaya membangun kembali sistem pembinaan atlet biliar secara berkelanjutan di Kabupaten Tegal.
“Kami tidak hanya berorientasi pada penyelenggaraan turnamen, tetapi juga pada regenerasi atlet. Tanpa pembinaan sejak dini, ke depan kita bisa kekurangan atlet biliar yang berkualitas,” jelasnya.
Selain aspek prestasi, POBSI Kabupaten Tegal juga berkomitmen untuk mengubah citra negatif olahraga biliar yang selama ini kerap dikaitkan dengan hiburan malam atau konsumsi minuman keras. Dalam pelaksanaannya, CB Billiard and Cafe menerapkan aturan ketat, seperti larangan minuman keras serta penerapan etika berpakaian yang sopan.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa biliar adalah olahraga yang sehat dan profesional. Di sini tidak ada miras dan tidak ada aktivitas negatif. Lingkungan yang kami bangun harus positif dan mendidik,” pungkas Memet.(*)